leap of sense
Sunday, June 12th, 2005Days of my life…
Seperti ramainya atrium hall plaza senayan tiap menit ke-0, meskipun mereka telah menyaksikannya untuk kesekian kalinya hingga mungkin hafal
Seperti menyusuri ruang tengah antara awan tebal dan birunya langit, kuasaNya menciptakan kesempatan untuk berada di atas awan dan tetap menikmati langit
Seperti surat pesan singkat kerinduan dari kemenakan yang jarang ditemui betapapun ia baru saja mampu merangkai aksara dan kata
Seperti mencoba, mencoba dan mencoba lagi menenangkan tangis bayi hingga ia benar-benar damai terlelap
Seperti keakraban hangat anak buah dan bos ditengah surat peringatan yang hadir di tengah mereka
Seperti kedatangan tetangga pribumi yang masuk, menyapa, berkomentar dan bertanya untuk kemudian keluar semudah ia masuk ke rumah
Seperti menyaksikan kemanjaan seorang remaja pada orang tuanya seberapaun gayanya yang tidak lagi anak kecil
Seperti mendapatkan keakraban dari teman yang sempat hilang dan menerima kenyataan hilangnya teman yang sungguh benar-benar kita harapkan akrab
Seperti ditolak dan dipertanyakan siapa oleh ‘teman’ yang kita benar kenal dan harapkan hangat
Seperti menjadi teman pilihan kala pilihan utama tak nampak
Seperti pergi tak pamit karena tak percaya tapi dicari dan diketahui ketidakberadaannya
Seperti memperhatikan orang yang sedang memperhatikan kita tanpa ia tahu sedang kita perhatikan
Seperti keahlian terasah yang tak terbukti dan kesenangan yang bisa menghidupi
Seperti kalimat ‘that’s exactly what i’m going to say’ yang keluar ketika membaca buku best sellers
Seperti bangun dari tidur, berharap hari baik walau tak tahu yang sebenarnya ‘kan terjadi
Seperti…
Aaah.. that’s the way it is….
Days of my life…