Archive for March, 2005

Chosen, Choices, Choose

Wednesday, March 30th, 2005

Ini sebuah kenyataan. Gue baru sekali pacaran, itu udah lama, berarti gue baru punya mantan satu orang mantan pacar. Kenyataannya memang begitu…:(

Ini sebuah kebiasaan. Orang-orang berbicara kepada gue, membicarakan bersama gue dan kadang-kadang mengkonsultasikan juga kepada gue masalah relationship mereka. Pacar, tunangan, mantan pacar, suami, istri, gebetan, de el el.

Catatan 1: mereka tahu persis bagaimana minimnya isi kolom sejarah relationship di cv gue. Catatan 2 : mereka tak jera-jeranya melakukan itu pada gue.

Maka sebenarnya ini pun sebuah kenyataan buat gue. Lalu gue mensyukurinya pula.

Satu cerita menarik perhatian gue adalah ketika seorang temen gue cerita tentang kompleksnya problem pada 2 gebetan yang dia punya. Sejenak dia seolah menarik diri dari situasi itu. Lalu bilang, ’susah amat ya dapet pacar’. Spontan, gue terpancing untuk mengeluarkan pernyataan (niatnya sih untuk menghibur) "Loh, bukannya sekarang aja loe punya 2 pilihan? Gue gak punya ". Kira2 nadanya kayak gitulah.

Tapi lalu, gue mendapat kesempatan lain yang sebaliknya –kira-kira seperti itu– dari orang lain atas kasus yang sama sekali lain. Poinnya, kalo punya pilihan, gak usah teriak2. At least, punya pilihan. Sementara yg lain, gak punya pilihan.

Ini benar-benar membuat gue berpikir. Apa ya yang membuat janggal? orang yang teriak2 kesulitan padahal mereka menghadapi pilihan, atau orang yang ngerasa gak punya pilihan lalu sinis pada orang2 yang teriak2 kala mereka sebenarnya punya pilihan? Yang mana bisa dipersalahkan? Orangnyakah atau pilihannya?

Gue runut ke belakang, kalo orang2 berkeluh kesah, emang dia perlu begitu. Bahwa di balik itu kita pikir dia punya pilihan, bagusnya emang kita ingatkan. Tapi yang salah mungkin sinisnya. Sebab di belakang sinis ada iri atas pilihan yang kita lihat di orang itu. Pilihan itu begitu kita inginkan, susah banget didapet. Ada di orang lain, eh orang itu masih aja sempet berkeluh kesah. PADAHAL, kotak pilihan yang kita lihat itu tidak bisa begitu saja dipindah ke frame kita. Karena kemungkinan besar beda, unmatch. Masing-masing kita punya situasi, kondisi, latar belakang, dan detil keinginan yang berbeda. Maka pilihannya logis untuk berbeda. Polanya bisa sama, tapi teknisnya gak mungkin.

Setidaknya, ada dua tipe orang yang dikenali dari respon mereka ketika menerima tekanan dan dan situasi sulit. Yang pertama akan berteriak-teriak minta dibebaskan, yang ke-dua bertahan tapi sinis pada kelompok lain yang berseberangan situasinya. Mudah-mudahan gak terus cuma ada dua tipe ini. Mudah-mudahan bisa berkembang species lain yang ketika kesulitan mungkin berteriak, mungkin jadi sinis, tapi cermat mendapatkan pilihan-pilihan, dan memilihnya untuk keluar dari kesulitan.

Mari buktikan bahwa kita mahluk terpilih yang bisa mengenali banyak pilihan dan memilih satu atau lebih nya sebagai solusi, tanpa menjadi agresor… 

 

let’s start…

Monday, March 28th, 2005

OK. Let’s just start with who I am.

I realize that i wasn’t just making a pictures when i took it for friendster. Just look at it. That’s me. A little-white-open-in-colorful-surrounding guy. Yup, I finally find that life is so colorful, and nobody’s making it. They’re so natural. The good one, bad one, the active, the passive, the one so quite, the one disturbing others, smile, even a big laugh, cries, yells, whispers, talks, happiness as well as sadness. They’re always going up and down and up and probably up again, and perhaps back down.

As Elektra, I was probably just a viewer with good eyes and ears of surroundings. I kept being passive. Receiving values (mostly the good), doing nothing, fear of mistakes, prove nothing.

BANG!! A big thing hits me till drop, hurt me so bad, but also waking me up with a new vision. Changing but not so sudden. I was still passive. Want to scream out for help but I can’t coz it’s not my habit. Hoping that anyone will see me in that suffer. But then I stood up with desire. Eager to see more clearly while do more and more things, including mistakes.

So now here i am with a lot of mistakes, searching my color inside, proving things, geeting lessons on them, share them to others, thus perhaps cheer and bright the life.

It’s me, wearing a black grey shirt, opening the buttons, showing the bright side, little by little, standing proudly among the colors you guys have…

It’s me…

    

a new beginning

Thursday, March 24th, 2005

Well done!! It’s me with, confessing, that i’m now a brand new blogger in this world. Please, be PREPARED….. :)

C Ya…..